Menghidupi tradisi bangsa
19 Agustus 2009Alangkah indahnya bangsa ini dengan kearifan tradisi turun temurun yang dihidupi oleh rakyatnya. Tradisi saling menghormati, tepa selira mengutamakan kebersamaan menjadi nisbi di tengah masyarakat yang serba bingung dengan keadaan negaranya.
Alangkah indahnya bila kita semua komponen bangsa dapat mengidupi tradisi tersebut, tentunya orang miskin akan tetap menghormati orang yang mendapat kesempatan “kaya”, dan orang yang mendapat kesempatan “kaya” pun tidak semena-mena memperlakukan orang miskin.
Bangsa ini dipersatukan untuk melawan penjajah, setelah 64 tahun merdeka beserta carut mawutnya pengelolaan negara menjadikan secara tidak sadar kita sedang dicerai-beraikan oleh arus jaman. Saudara berperang melawan saudara, anak muda melawan orang tua, bangsa ini menjadi telanjang dan ajang eksploitasi bagi segelintir kepentingan.
Saudaraku marilah kita sejenak merenungkan, merefleksikan apa yang terjadi pada bangsa ini. Sedikit urun pemikiran untuk bangsa ini mari kita kembangkan lagi tradisi saling menghormati, tepa selira mengutamakan kebersamaan di lingkungan sekitar kita, mulai yang terkecil mari kita budayakan ini pada keluarga kita. Niscaya cepat atau lambat ada perubahan terjadi dalam bangsa ini.
Saudaraku mari kita sadari bahwa penjajahan yang baru telah datang dan telah menancapkan kukunya di tanah air kita, narkoba, pornografi, korupsi, ekonomi yang berpihak pada golongan. Bersatu padu kita lawan penjajahan baru tersebut, 64 tahun merdeka biarlah menjadi moment kebangkitan kita sebagai bangsa Indonesia untuk memulai tatanan bangsa yang baru. Viva Indonesiaku.
Posted by dadibejo
